Jakarta membatalkan malam bebas mobil di Sudirman-Thamrin atas masalah lalu lintas

Rizal Santoso
Rizal Santoso

Sebagai jurnalis yang berpengalaman lebih dari 15 tahun di media Indonesia, saya berkomitmen untuk menyajikan informasi yang relevan dan otentik agar pembaca lebih dekat dengan keragaman Indonesia.

Jakarta. Jakarta secara tiba-tiba telah membatalkan uji coba malam bebas mobil yang direncanakan dan Jakarta Muharram Festival 2025, yang dijadwalkan pada hari Sabtu, meskipun persiapan sudah berlangsung di Lingkaran Lalu Lintas Hotel Indonesia.

Pada hari Jumat sore, panggung besar, layar video, instalasi pencahayaan, dan tenda hitam telah didirikan di sekitar Air Mancur Bundaran HI yang ikonik sebagai persiapan untuk acara tersebut, yang dimaksudkan untuk merayakan Tahun Baru Islam dan menguji konsep malam bebas mobil di sepanjang Jalan MH Thamrin dan Jalan Sudirman.

Namun, pemerintahan Jakarta mengumumkan pembatalan Jumat malam, mengutip kekhawatiran atas gangguan lalu lintas.

“Kami meminta maaf kepada publik. Setelah mempertimbangkan berbagai faktor, pemerintah provinsi Jakarta telah memutuskan untuk mendorong peringatan tingkat masyarakat dan membatalkan Festival Jakarta Muharram 2025,” kata Chico Hakim, staf khusus untuk Gubernur Jakarta untuk komunikasi publik, di Balai Kota. “Apa yang dibatalkan adalah konsep acara, bukan peringatan Tahun Baru Islam itu sendiri.”

Chico menjelaskan bahwa malam bebas mobil yang direncanakan akan mengganggu arus lalu lintas, terutama dengan kegiatan malam reguler penduduk di akhir pekan.

“Kami benar -benar menghargai antusiasme dari penduduk dan kerja keras komite pengorganisasian. Ini bukan keputusan yang mudah, tetapi itu dipandang sebagai langkah terbaik dalam keadaan saat ini,” katanya.

Pemerintahan kota mendorong penduduk untuk merayakan Tahun Baru Islam secara bermakna di lingkungan mereka.