Edtech Multiverse milik Euan Blair bernilai $2,1 miliar setelah kenaikan $70 juta

Rizal Santoso
Rizal Santoso

Sebagai jurnalis yang berpengalaman lebih dari 15 tahun di media Indonesia, saya berkomitmen untuk menyajikan informasi yang relevan dan otentik agar pembaca lebih dekat dengan keragaman Indonesia.

Sebelumnya dikenal sebagai WhiteHat, Multiverse terakhir bernilai $1,7 miliar pada tahun 2022 setelah kenaikan $220 juta.

Edtech Multiverse yang berbasis di London telah mengumpulkan $70 juta dalam putaran yang dipimpin oleh Schroders Capital yang menempatkan perusahaan pada penilaian $2,1 miliar.

Putaran ini juga mendapat dukungan dari investor yang sudah ada termasuk General Catalyst, Lightspeed Venture Partners, D1 Capital Partners, Index Ventures, Bond dan StepStone Group. Multiverse didirikan oleh pengusaha Inggris Euan Blair, putra mantan perdana menteri Inggris Tony Blair.

Perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka akan menggunakan pendanaan baru ini untuk mempercepat ekspansinya di Eropa dan ingin memastikan bahwa “AI memberikan manfaat bagi tempat kerja, bukan menggantikannya”. Terakhir kali bernilai $1,7 miliar pada tahun 2022 setelah kenaikan $220 juta.

Multiverse, yang didirikan dengan nama WhiteHat pada tahun 2016, menawarkan program peningkatan keterampilan yang dipersonalisasi untuk mendukung adopsi teknologi. Ini memiliki platform pelatihan AI yang disebut Atlas.

Hingga saat ini, Multiverse telah memberikan manfaat senilai lebih dari £2 miliar kepada lebih dari 1.000 pemberi kerja, katanya. Pelanggannya mencakup Microsoft, Palantir, dan Databricks. Atlas telah meningkatkan pengguna aktif hariannya sebanyak tiga kali lipat selama setahun terakhir, tambah perusahaan itu.

Multiverse mengatakan semua karyawan, terlepas dari senioritasnya, telah ditawari ekuitas dan saham jangka panjang di perusahaan sebagai hasil dari kenaikan gaji tersebut.

“Ada perusahaan yang sangat membutuhkan manfaat yang dapat diberikan oleh AI. Ada perusahaan AI. Yang hilang adalah lapisan yang menjembatani keduanya,” kata CEO Blair.

“Investasi ini menandai momen Multiverse mendefinisikan kategori tersebut dan membawanya ke seluruh Eropa. Mendapatkan hasil dari AI dan membuka produktivitas bukan hanya masalah teknologi. Ini adalah masalah manusia. Kami ada untuk menyelesaikannya.”

Kanselir Keuangan Inggris Rachel Reeves menambahkan: “Investasi ini akan mendukung ekspansi (Multiverse) di seluruh Eropa, memperkuat perusahaan Inggris yang bersaing secara global dan membekali masyarakat dengan keterampilan untuk membuat AI berfungsi dalam praktiknya.”