Rapper Malaysia Namewee Dibebaskan dengan Jaminan dalam Pemeriksaan atas Pembunuhan Influencer Taiwan

Rizal Santoso
Rizal Santoso

Sebagai jurnalis yang berpengalaman lebih dari 15 tahun di media Indonesia, saya berkomitmen untuk menyajikan informasi yang relevan dan otentik agar pembaca lebih dekat dengan keragaman Indonesia.

Kuala Lumpur. Rapper dan pembuat film populer Tiongkok-Malaysia Wee Meng Chee dibebaskan dengan jaminan polisi pada hari Kamis setelah ditahan selama seminggu untuk membantu penyelidikan atas pembunuhan seorang influencer media sosial Taiwan.

Rapper berusia 42 tahun, yang dikenal sebagai Namewee, harus melapor kembali ke polisi pada 26 November, kata pengacaranya Joshua Tay.

Polisi mengatakan Wee adalah orang terakhir yang terlihat bersama Hsieh Yu-hsin, seorang influencer Taiwan yang ditemukan tewas di bak mandi hotel di Kuala Lumpur pada 22 Oktober. Polisi pekan lalu mengklasifikasikan kematiannya sebagai pembunuhan. Hsieh, 31, memiliki setengah juta pengikut di Instagram dan juga mengoperasikan akun OnlyFans.

Wee menyerahkan diri Rabu lalu. Dia juga sebelumnya didakwa dengan kepemilikan dan penggunaan narkoba, tuduhan yang dia bantah.

Kepala polisi Kuala Lumpur Fadil Marsus mengatakan dalam pernyataannya bahwa polisi sedang menunggu laporan otopsi penyebab kematian Hsieh. Jika sudah keluar, katanya, mereka akan menyerahkan hasil penyidikan ke Kejaksaan Agung untuk ditindaklanjuti.

Fadil mengatakan kepada media lokal bahwa Wee dan Hsieh memiliki “hubungan khusus” dan “lebih dari sekadar teman dekat,” namun tidak menjelaskan lebih lanjut.

FILE – Penyanyi Malaysia Namewee berpose saat ia tiba untuk Golden Melody Awards ke-31 di Taipei, Taiwan, Sabtu, 3 Oktober 2020. (AP Photo/Billy Dai, File)

Media lokal mengutip Jaksa Agung Dusuki Mokhtar yang mengatakan bahwa saat ini tidak ada bukti yang menghubungkan Wee dengan kematian Hsieh.

Seorang mantan perawat, Hsieh dikenal sebagai “Dewi Perawat” oleh para penggemarnya. Polisi mengatakan dia tiba di Malaysia pada 20 Oktober dan dijadwalkan tinggal selama empat hari. Dia pernah muncul di salah satu video musik Wee pada tahun 2020.

Wee mengatakan dia sangat sedih atas kematian Hsieh namun membantah melakukan kesalahan apa pun. Dia menulis di Instagram pekan lalu bahwa dia akan bekerja sama dalam penyelidikan untuk memberikan jawaban kepada publik dan keluarga Hsieh.

Dikenal karena lagu-lagunya yang provokatif, Wee pertama kali menarik perhatian nasional dengan parodi lagu kebangsaan Malaysia pada tahun 2007, yang memicu kontroversi luas. Lirik dan filmnya yang blak-blakan sering kali menantang tabu politik dan budaya, membuatnya mendapat pujian sekaligus bentrokan berulang kali dengan pihak berwenang.