Studi baru untuk menguji dampak kerja fleksibel terhadap perekonomian Irlandia

Rizal Santoso
Rizal Santoso

Sebagai jurnalis yang berpengalaman lebih dari 15 tahun di media Indonesia, saya berkomitmen untuk menyajikan informasi yang relevan dan otentik agar pembaca lebih dekat dengan keragaman Indonesia.

Program ini akan menghasilkan kumpulan data nasional yang lebih baik, ringkasan kebijakan, keluaran akademis yang ditinjau oleh rekan sejawat, dan laporan unggulan WDC yang dirancang untuk memberikan informasi kepada para pengambil keputusan dan masyarakat luas.

Komisi Pembangunan Barat (WDC) dan Atlantic Technological University (ATU) akan bermitra untuk mengkaji bagaimana pekerjaan jarak jauh dan hibrida mengubah perekonomian, komunitas, dan kualitas hidup Irlandia.

Proyek berdurasi dua tahun ini, yang diberi nama Connected Futures: The Economics of Remote and Hybrid Work in Ireland and its Impacts on Wellbeing, Mobility, and Local Economics, didanai melalui program TU Rise.

Dr Aisling Moroney dari tim analisis kebijakan WDC akan mempelopori keterlibatan WDC dalam penelitian ini. Operasi sisi ATU akan dipimpin oleh Dr Amaya Vega, Dr Sinead Keogh dan Dr Michelle Queally, dari Departemen Perusahaan dan Teknologi di Fakultas Bisnis, dan peneliti pasca doktoral Dr Salim Khan.

Dengan institusi yang berbasis di barat dan barat laut, ATU berada pada posisi yang tepat untuk mengeksplorasi bagaimana perubahan pola kerja berdampak pada masyarakat dan perusahaan di seluruh negeri. Kemitraan baru ini bertujuan untuk “membangun fondasi tersebut dan memajukan pembicaraan kembali”, menurut pasangan tersebut.

Penelitian ini akan memberikan informasi kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan mengenai belanja daerah, mobilitas berkelanjutan, kesejahteraan, infrastruktur digital, perilaku perjalanan dan masa depan jangka panjang masyarakat daerah.

Program ini juga berencana untuk memberikan kumpulan data nasional yang lebih baik, ringkasan kebijakan, keluaran akademis yang ditinjau oleh rekan sejawat, dan laporan unggulan WDC yang dirancang untuk memberikan informasi kepada para pengambil keputusan dan masyarakat luas.

Mengomentari kemitraan ini, Dr Orla Flynn, presiden ATU, berkata, “Pekerjaan jarak jauh dan hybrid secara mendasar telah mengubah cara kita hidup, bekerja, dan terhubung, khususnya di wilayah regional dan pedesaan Irlandia.

“Dengan menggabungkan keahlian penelitian ATU dan jangkauan regional dengan kepemimpinan WDC di bidang ini, inisiatif Connected Futures akan menghasilkan wawasan berbasis bukti untuk mendukung pengambilan keputusan nasional, memperkuat masyarakat dan memastikan bahwa manfaat dari cara kerja baru dapat dirasakan di seluruh wilayah di negara ini.”

Allan Mulrooney, CEO WDC, menambahkan, “Irlandia mengubah cara kerjanya hampir dalam semalam. Tantangannya sekarang adalah memahami apa dampaknya bagi masyarakat, bagi dunia usaha, dan bagi pertumbuhan regional.

“Kemitraan dengan ATU ini bertujuan untuk membangun bukti-bukti tersebut, berdasarkan data nyata dan pengalaman langsung, serta memastikan pekerjaan jarak jauh dan hibrida memberikan manfaat yang berarti di seluruh negeri, tidak hanya di sejumlah kecil lokasi. Bukti tersebut akan membantu Pemerintah, lembaga-lembaga, dan pemberi kerja mengambil langkah yang tepat dan memastikan Irlandia tetap menjadi yang terdepan.”