10 warga negara asing dievakuasi dari kapal tenggelam dalam perjalanan ke Mentawai

Rizal Santoso
Rizal Santoso

Sebagai jurnalis yang berpengalaman lebih dari 15 tahun di media Indonesia, saya berkomitmen untuk menyajikan informasi yang relevan dan otentik agar pembaca lebih dekat dengan keragaman Indonesia.

Padang. Sepuluh warga negara asing dievakuasi pada Sabtu pagi setelah kapal mereka mulai mengambil air di lepas pantai selatan Sumatra Barat saat dalam perjalanan ke Kepulauan Mentawai.

Kapal motor KM Sueisan Indo Satuyang membawa 10 penumpang asing dan enam anggota kru Indonesia, menderita kebocoran lambung di dekat Pulau Sinyamuk sekitar pukul 11:55 siang waktu setempat pada hari Jumat. Perahu berlayar dari Muara Padang ke pelabuhan Sikakap di Kepulauan Mentawai ketika insiden itu terjadi.

“Kami menerima panggilan kesusahan pada pukul 02:57 pada hari Sabtu. Tim SAR kami segera berangkat dari Bungus Port di atas Kn Sar Yudistira 227,” kata Ilham, kapten kapal penyelamat, dalam sebuah pernyataan.

Tim penyelamat mencapai tempat kejadian sekitar jam 4:50 pagi semua 10 warga negara asing ditemukan dalam keadaan sehat dan dievakuasi dengan aman ke kapal SAR. Keenam anggota kru memilih untuk tetap di atas kapal untuk mencoba perbaikan, karena kapal itu masih mengapung.

“Semua penumpang berada dalam kondisi aman. Warga negara asing dievakuasi ke kapal kami, sementara kru tetap tinggal di belakang untuk menangani kerusakan itu sendiri,” kata Ilham.

Para penumpang yang dievakuasi diangkut ke pelabuhan Bungus, tiba pada jam 7:25 pagi, di mana mereka bertemu dengan pemandu wisata masing -masing atau agen perjalanan.

Para penumpang termasuk warga negara dari lima negara: Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, Prancis, dan Peru. Semua anggota kru adalah warga negara Indonesia dari Padang.

Kondisi cuaca yang menantang, termasuk gelombang mencapai 2,5 meter dan angin hingga 10 knot disertai hujan, membuat upaya evakuasi lebih sulit. Namun, operasi selesai tanpa masalah besar.