Gaji teknisi Irlandia melebihi rekan-rekan mereka di Eropa, demikian temuan laporan Hays pada 26 Mei 2026

Rizal Santoso
Rizal Santoso

Sebagai jurnalis yang berpengalaman lebih dari 15 tahun di media Indonesia, saya berkomitmen untuk menyajikan informasi yang relevan dan otentik agar pembaca lebih dekat dengan keragaman Indonesia.

Peran teknologi di Irlandia kini menghasilkan gaji yang bersaing dan seringkali melebihi gaji di negara-negara ekonomi global dan pasar teknologi utama lainnya.

Platform rekrutmen dan SDM Hays, bekerja sama dengan Horsefly, telah merilis data yang menunjukkan Irlandia menjadi tujuan utama bagi para profesional teknologi. Hays mengumpulkan data dari 34 negara dan hampir 10.000 profesional teknologi di seluruh dunia untuk menyelidiki prioritas biaya, ketersediaan, rencana, keinginan, dan keterampilan pekerja TI dan teknologi.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa pekerja di bidang teknologi di Irlandia kini memiliki gaji yang mampu bersaing, dan dalam beberapa kasus melebihi, pekerja di perekonomian global dan pasar teknologi utama lainnya, sehingga memperkuat posisi negara tersebut sebagai tujuan penting bagi para profesional terampil.

‘Hays Tech Talent Explorer’ menemukan bahwa meskipun sebagian besar percakapan global terfokus pada AI dan dampaknya perpindahan pekerjaanelemen kuncinya ada pada caranya kecerdasan buatan membentuk kembali peran teknologiPterutama ketika tugas-tugas rutin dan administratif menjadi semakin otomatis dan para profesional dapat fokus pada pekerjaan yang kompleks dan berdampak besar.

Hays berpendapat bahwa di Irlandia, perubahan ini berkontribusi pada pertumbuhan gaji yang berkelanjutan, karena adanya peningkatan permintaan akan para profesional dengan beragam keahlian yang mencakup keahlian teknis, pemikiran kritis, kreativitas, dan kemampuan mengambil keputusan.

Persaingan global

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa Irlandia memiliki keuntungan gaji yang signifikan dalam beberapa peran utama, termasuk insinyur data dan arsitek solusi. Jika dibandingkan dengan negara-negara seperti Inggris dan Jerman, Irlandia memiliki kinerja yang kuat, dengan gaji teknisi secara keseluruhan di negara-negara tersebut masing-masing turun sebesar 17 persen dan 19 persen, menurut laporan tersebut.

Di sisi lain, Amerika Serikat saat ini menjadi pemimpin global dalam hal kompensasi, menurut Hays, karena rata-rata gaji teknisi mencapai sekitar €108,387 dibandingkan dengan €81,338 di Irlandia. Namun, Hays mencatat: “Data tersebut menunjukkan adanya kesenjangan yang semakin ketat di bidang-bidang khusus seperti data scientist. Temuan ini menunjukkan bahwa Irlandia menawarkan kepada pemberi kerja akses terhadap talenta teknis berketerampilan tinggi dengan basis biaya yang lebih berkelanjutan.”

Tolok ukur gaji di Irlandia ternyata masih selaras dengan pasar global utama seperti Australia dan Singapura, sementara tarif harian kontraktor menyaingi kota-kota besar, termasuk Luksemburg dan Hong Kong. Menurut Hays, hal ini mencerminkan pentingnya strategis Irlandia sebagai pusat operasi teknologi global.

“Meskipun ada ketidakpastian ekonomi yang lebih luas, upah di bidang teknologi di Irlandia terus didorong oleh permintaan yang berkelanjutan akan keahlian yang canggih dan siap menghadapi masa depan, dibandingkan gangguan yang disebabkan oleh AI,” katanya.

Mengomentari penelitian tersebut, direktur pelaksana senior Hays Ireland Barney Ely berkata, “Irlandia tidak lagi sekadar kantor cabang Eropa bagi perusahaan-perusahaan teknologi besar – Irlandia kini menjadi mesin utama inovasi teknologi global. Kami melihat pergeseran di mana AI memungkinkan para profesional teknologi untuk beralih dari tugas-tugas rutin ke pekerjaan yang lebih strategis dan berdampak global.

“Kami baru saja melihatnya PHK pada pemain besar di seluruh industri teknologi, namun tetap kuatnya gaji menunjukkan ketahanan pasar Irlandia. Bagi talenta, Irlandia menawarkan lanskap di mana keterampilan teknis dipenuhi dengan imbalan bernilai tinggi. Bagi perusahaan, tantangannya bukan lagi sekedar mencari tenaga kerja, namun juga bermitra dengan para ahli yang dapat menavigasi lingkungan yang semakin canggih dengan AI.”