Unicef ​​mendukung LSM Irlandia, Camara Education, dengan dana sebesar $2,56 juta

Rizal Santoso
Rizal Santoso

Sebagai jurnalis yang berpengalaman lebih dari 15 tahun di media Indonesia, saya berkomitmen untuk menyajikan informasi yang relevan dan otentik agar pembaca lebih dekat dengan keragaman Indonesia.

Camara Education Ethiopia akan mendukung peluncuran 115 pusat pembelajaran digital bertenaga AI di seluruh Ethiopia.

Organisasi nirlaba Irlandia, Camara Education, telah mendapatkan lebih dari $2,56 juta dari Unicef ​​untuk memperluas pendidikan digital bertenaga AI di seluruh Etiopia.

Dana tersebut akan mendukung organisasi tersebut hingga Desember 2027 untuk membekali anak-anak dengan program keterampilan digital “berskala besar” yang dapat ditransfer.

Inisiatif ini bertujuan untuk memperluas akses terhadap pendidikan digital bagi “ribuan” siswa dan guru, khususnya di komunitas yang menampung pengungsi, terkena dampak pengungsian, dan kurang terlayani, kata organisasi nirlaba tersebut. Fokus akan diberikan kepada remaja putri dan pelajar penyandang disabilitas, kata Camara Education.

Banyak sekolah yang didukung melalui program Camara Education memiliki akses internet yang terbatas atau tidak konsisten, sehingga pembelajaran digital offline penting untuk menjamin kesinambungan pembelajaran.

Bermitra dengan Unicef ​​akan memungkinkan Camara Education Ethiopia untuk mendukung peluncuran 115 pusat pembelajaran digital bertenaga AI di sekolah dan institusi, di samping konektivitas internet terkelola dan lingkungan pembelajaran offline yang dirancang untuk lingkungan dengan sumber daya rendah.

Dana tersebut akan memungkinkan pencairan 1.166 komputer desktop, 826 tablet dan 200 laptop, yang dilengkapi dengan konten digital sesuai kurikulum dan asisten pendidikan Camara AI.

Program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan keterampilan digital, AI, dan teknologi kepada lebih dari 1.500 guru dan pimpinan sekolah.

Sekitar 7.000 siswa juga diharapkan untuk dilatih dalam keterampilan digital yang penting dan dapat ditransfer. Pelajar akan memiliki akses ke jalur kemajuan terstruktur, termasuk bootcamp coding, bimbingan dan dukungan kesiapan kerja, kata Camara Education.

“Kemitraan penting ini menunjukkan semakin pentingnya keterampilan digital, literasi AI, dan akses yang adil terhadap teknologi dalam membentuk masa depan pendidikan,” kata Ibolya Nemeth, CEO Camara Education.

“Bersama dengan Unicef ​​dan mitra kami, kami berinvestasi dalam solusi praktis dan terukur yang memberdayakan generasi muda dan guru dengan alat, kepercayaan diri, dan peluang yang dibutuhkan untuk berkembang dalam ekonomi digital.

“Kami bangga bahwa organisasi yang didirikan di Irlandia terus memainkan peran penting dalam memajukan pendidikan dan peluang di seluruh Afrika.”

Organisasi nirlaba yang didirikan pada tahun 2005 ini bekerja di seluruh Afrika, termasuk di Kenya, Tanzania, dan Zambia, memberikan solusi pembelajaran kepada sekolah-sekolah yang kurang terlayani di wilayah tersebut.

Inisiatifnya bersama Unicef, yang disebut ‘Pengembangan Keterampilan Digital dan Dapat Dipindahtangankan: Transformasi Pembelajaran di Sekolah dan Transisi Menuju Pendapatan’, dilaksanakan dengan dukungan dari Belanda, Mastercard Foundation, dan Kemitraan Global untuk Pendidikan.